"Dia mulai percaya.
Jika kosongnya mulai terisi.
Tapi kepercayaan itu sampah.
Pada akhirnya akan pecah.
Hariku menjadi bukan harimu.
Satuku bukan satumu.
Biru pun berlalu.
Dia mengayuh, sekali lagi.
Sepeda roda persegi.
Diam. Percuma.
Samar.
Hanya samar."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar